Adalah alat elektronika yang mempunyai
fungsi sebagai pemutus dan penghubung arus. Sebenarnya kita telah melihat
alat-alat ini tiap harinya dirumah untuk menghidupkan dan menyalakan lampu,
atau menyalakan alat-alat elektronika lainnya.
Tampilkan postingan dengan label Komponen Elektronika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komponen Elektronika. Tampilkan semua postingan
Rabu, 09 Maret 2016
LOUDSPEAKER
Atau yang sering kita sebut speaker saja,
disingkat LSPK atau LS adalah alat elektronika yang berfungsi untuk merubah
getaran listrik menjadi suara. Alat ini sangat akrab ditelinga sehingga banyak
diantara kita yang sudah lebih dulu mengenalnya. Alat ini biasa di pakai dalam
perangkat sound system seperti tape recorder, radio, tv dan lain sebagainya.
Loudspeaker mempunyai 3 macam ukuran
1 . bentuk konstruksi speaker, bentuk
lingkaran kerucut, dan bentuk oval. Yang berbentuk kerucut lingkaran ini
mempunyai ukuran 2 (inci), 4, 6 ,dan seterusnya.
2 . Impedansi speaker dengan satuan
Ohm. Impedansi adalah tahanan listrik
dalam kumparan saat dilalui arus listrik AC.
3 . Daya listrik yang dibutuhkan speaker
dalam satuan watt.
Menurut jenisnya speaker dibagi dalam 3
jenis:
1 . speaker yang mengeluarkan nada rendah
atau Bass (woofer)
2 . speaker yang mengeluarkan nada tengah
atau midrange.
3 . speaker yang mengeluarkan nada tinggi
atau tweeter.
SCR
Silicon Controlled Rectifier atau sering
disingkat SCR adalah salah satu komponen yang mirip dengan transistor karena
memiliki tiga buah kaki. Tapi kaki pada SCR tidak sama dengan kaki yang
terdapat pada transistor. Kaki yang terdapat pada SCR diberi kode sebagai
berikut:
A = Anoda
G = Gate
K = Katoda
SCR ini memiliki berbagai macam daya dan
kekuatan, misalnya saja SCR yang memiliki daya kekuatan sebesar 100V / 2A. ini
berarti SCR tersebut hanya bisa dipakai tidak lebih dari 2 ampere atau sama
dengan tak lebih dari 200 watt. Fungsi komponen ini adalah sebagai pengatur
daya, dan juga dapat sebagai sakelar arus yang otomatis. Bentuk scr dan
simbolnya.
TRANSFORMATOR
Yang dimaksud dengan trafo ini adalah alat
yang berbentuk gulungan kawat yang fungsinya untuk memindahkan tenaga dari
input ke output. Trafo yang digunakan dalam rangkaian elektronika berbeda
dengan trafo yang digunakan untuk teknik listrik. Pada trafo yang dipergunakan
dalam rangkaian elektronika biasanya berbentuk kecil dan dengan arus yang kecil
pula, baik untuk trafo input maupun trafo outputnya. Sedangkan kalau pada
teknik listrik meskipun bentuknya hamper sama , namun berbeda fungsi, dalam
arti memiliki tegangan arus yang tinggi. Tetapi dalam bentuk skema yang sama.
Baik untuk trafo arus tinggi, arus sedang, trafo step down. Lambang untuk trafo
dalam skema biasa disingkat Tr atau OT yang berarti Output trafo, dan IT input
trafo. Sesuai dengan fungsi kegunaannya maka trafo yang dipakai misalnya trafo
step up/down untuk menaikan atau menurunkan tegangan, trafo adaptor untuk
mengubah tegangan dari arus AC ke DC, trafo penguat frekuensi menengah (IF
trafo), Dan lain-lain.
Gambar trafo.
KONDENSATOR
Kondensator
disebut juga kapasitor dilambangkan dengan huruf ‘C’ adalah komponen yang dapat
menyimpan muatan listrik dalam waktu tertentu tanpa disertai reaksi kimia.
Kapasitor
atau kondensator memiliki strukrut yang terbuat dari plat metal dan sipisahkan
oleh suatu bahan dielektrik. Bahan-bahan elektrik dikenal dengan udara vakum,
keramik, gelas dan lain-lain. Apabila kedua ujung plat diberi tegangan listrik
maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda)
metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif yang terkumpul pada
ujung metal yang satu lagi. Namun demikian muatan positif tidak dapat segera
mengalir menuju ujung kutub negatif pun tidak bisa mengalr menuju kutub
positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non konduktif. Dengan
demikian muatan elektrik ini tersimpan selama tidak ada konduksi pada ujung-
ujung kakinya.
Selasa, 08 Maret 2016
RESISTOR
Resistor
atau tahanan juga disebut “Weerstand” atau R saja adalah salah satu kompponen
elektronika yang berfungsi untuk mengatur serta menghambat arus listrik.
Resistor adalah komponen dasar elektronika yang dipergunakan untuk membatasi
jumlah arus yang mengalir dallm suatu rangkaian. Bersifat resitif dan biasanya
terbuat dari bahan karbon. Berdasarkan hukum ohm bahwa resistansi berbanding
terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. Satuan resistensi dari
suatu resistor disebut ohm atau dilambangkan dengan simbol W (omega).
Langganan:
Postingan (Atom)



